Cara Suksses Rencana Desain Rumah Yang Sempurna

Bookmark and Share

1. Buatlah Daftar List

Saya sarankan Anda membuat daftar list secara berurutan segala hal yang Anda impikan terhadap rumah idaman tersebut. Daftar tersebut bisa Anda inginkan setelah melihat rumah sahabat Anda atau kerabat Anda. Bisa juga dari majalah atau apa saja yang membuat Anda tertarik untuk menempatkannya di dalam desain Anda tersebut. Setelah Anda membuat daftar urut keinginan Anda, sekarang sebaliknya Anda membuat daftar urut segala hal yang tidak Anda inginkan pada rumah Anda nantinya. Sama dengan daftar sebelumnya, Anda bisa menemukan sesuatu yang tidak Anda inginkan dari pengalaman Anda setelah berkunjung ke rumah-rumah sahabat Anda. Atau dari majalah atau tabloid yang membuat Anda tidak suka dengan suatu hal.

Sebagai contoh saat berobat ke praktek dokter di rumah sang dokter, Anda tidak suka dengan pintunya yang cuma satu daun pintu dan rasanya kurang nyaman. Dalam bayangan Anda alangkah serasinya bila pintu tersebut dibuat agak lebar dan berdaun pintu dua. Tapi enaknya jangan sama. Mungkin biar nyentrik, daun pintu yang kanan agak lebar dan yang satunya dibuat lebih kecil. Yang kecil tidak perlu dibuka setiap saat, cukup pintu yang besarnya saja yang sering dibuka-tutup. Daun pintu kecil hanya dipakai bila ada barang-barang perabot yang besar yang ingin dimasukkan bila melalui pintu besar tidak muat.
Demikian contoh kecil dari saya dan silahkan membayangkah hal-hal yang lain lagi.

2. Lahan
Bila Anda sudah menyiapkan surat tanah Anda beserta ukuran-ukurannya, sangat penting bagi Anda untuk meluangkan sedikit waktu dalam mempertimbangkan bagaimana nantinya posisi dan effek keberadaan rumah Anda terhadap lahan dan tetangga kiri-kanan, sehingga bisa menciptakan sesuatu yang asri dan serasi. Ambil waktu beberapa hari untuk memperhatikan posisi matahari mulai terbit sampai terbenam terhadap posisi rumah Anda nantinya. Hal ini penting karena menyangkut bukaan yang akan direncanakan pada rumah agar kenyamanan dan perlindungan terhadap panas matahari sore bisa terencana secara maksimal.

3. Pemakaian Ruang
Dalam merencanakan rumah, Anda tidak cukup hanya tertantang dan berkutat diseputar masalah perabot yang akan Anda tempatkan atau aksesoris lain yang ingin Anda beli nantinya, namun yang harus dan penting Anda pikirkan adalah tentang bagaimana Anda bisa memanfaatkan ruang beserta penenpatannya terhadap sirkulasi ruang dan posisi pintu setiap ruang. Apakah membuat ruang built-in lebih baik daripada membeli lemari, dimana sebaiknya posisinya, bagaimana fungsi kamar untuk lebih dari satu orang di dalamnya? Begitu juga penempatan kamar mandi merupakan faktor penting untuk anak-anak dan tamu, khususnya bila Anda berencana untuk meminimalkan ukuran rumah Anda. Berapa banyak kamar mandi yang diperlukan dan sebagainya.

4. Perubahan ke Depan
Merencanakan perubahan ke depan bukanlah suatu hal yang mudah. Namun demikian, bagaimanapun Anda harus memikirkannya, terutama terhadap desain rumah Anda agar tidak ketinggalan zaman dan awet untuk jangka waktu yang lama. Jika Anda adalah sepasang suami istri yang tengah memulai hidup baru, Anda harus merencanakan rumah Anda jauh ke depan sampai disaat Anda nantinya memiliki anak. Disaat Anda menjelang pensiun, pikirkanlah sedari kini perubahan ke depan seperti isu kesehatan lingkungan rumah, baik di luar maupun di dalamnya. Rencanakan juga secara bijaksana dalam berhemat menuju perubahan ini sehingga tidak membuat sakit kepala Anda.

5. Rumah Hijau
Membangun rumah dari awal memberi Anda kebebasan dalam memilih berbagai hal yang bisa menghemat dana dalam proses pembangunan itu sendiri. Pemilihan rumah hijau dapat memangkas tagihan listrik yang lumayan, selain memberi dampak positif bagi lingkungan hidup dan yang terpenting adalah memberi kesehatan bagi keluarga Anda. Oleh sebab itu, pelajari dan cari tahu berbagai informasi tentang rumah hijau dan terapkan pada desain perencanaannya. temukan informasi menarik lainya seputar rumah: pasang iklan gratis jual rumah

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar