Sejarah Penemu Jalan

Bookmark and Share
Jalan
Tahun Ditemukan: 250 SM

Pengertian Jalan

          Jalan adalah suatu permukaan tanah yang telah diperkuat dan diperhalus, sehingga kereta gerbong dan pengangkut yang besar dengan mudah dapat melakukan perjalanan. Lantas siapa yang menemukannya pertama kali? Para Insinyur Roma (di Italia).

Mengapa Jalan Termasuk 10 penemuan terbesar dalam sejarah ?

          Karena jalan adalah elemen yang paling mendasar dan penting dari sistem transportasi manusia. Anda pasti tahu bahwa truk, mobil dan sepeda motor pasti membutuhkan jalan. Orang-orang yang sedang berpergian, berlibur dan berbelanja juga tidak bisa lepas dari Jalan. Jalan adalah penghubung antar kelompok dan antar kota. Karena itulah, jalan mempermudah pengembangan perekonomian dan perdagangan.


Sejarah Penemuan

          Sebelum jalan diciptakan, apa yang digunakan manusia sebelumnya? awalnya adalah, manusia mengikuti jalur yang dilalui binatang di hutan, rimba raya, dan padang rumput.  Jalur tersebut kemudian di lebarkan untuk pedati. Jalur pedati biasanya lebih kecil dari bekas kendaraan dua roda yang menggantikan kendaraan satu roda yang masih menjadi jalur pejalan kaki. Jika jalur yang dilalui tidak rata, berlumpur, naik-turun. dan penuh kotoran, maka sangat sulit atau bahkan hampir mustahil menggerakan massa yang banyak (seperti suatu angkatan perang), apalagi ditambah dengan sejumlah persediaan dan peralatan (seperti bagasi angkatan perang). Kawasan yang berawa mustahil dilalui gerbong yang dimuati beban lebih besar.

Bagaimana Jalan Diciptakan ?

          Pada 270 SM, ketiadaan jalan untuk menggerakan angkatan perang dan kereta persediaan barang ke wilayah sebrang menjadi perhatian serius kekaisaran roma. Para insinyur lantas ditugaskan untuk memperbaikinya. Mereka kemudian mengamati jalan yang hancur, berlubang, berlumpur dan penuh dengan bekas roda. Mereka mengadakan percobaan untuk menemukan penyebab utama dan menguji berbagai kemungkinan perbaikan.
          Mula-Mula Para insinyur itu menemukan bahwa jalan yang sering dilalui akan lebih tertekan ke bawah dari waktu ke waktu. Jalan ini secara teratur lebih rendah beberapa inch  dari areal yang ditanami. Jalan menjadi penuh dengan air yang menyatu dengan lumpur. Akhirnya, para insinyur roma menemukan prinsip dasar I: jalan perlu dibangun lebih tinggi agar kondisinya lebih kering
         Pada tahun 260 SM, prinsip di atas di kembangkan karena jalan memerlukan suatu landasan yang mudah mengalirkan air, tetapi tetap padat. berikutnya, para insinyur roma mempelajari cara menangani beban berat seperti empat pedati penarik di bagasi di belakang barisan angkatan perang roma.
           Pada tahun 250 SM, para insinyur roma telah mengembangkan suatu jalan secara manual dan belum ada yang menyamainya selama 2000 tahun. Jalan roma secara teliti disurvei dan kemudian dibangun dalam empat lapisan. Nama-nama untuk lapisan ini bisa ditemukan dalam kata-kata yang biasa kita gunakan untuk menggambarkan jalan sekarang ini.
           Insinyur roma membangun 372 jalan utama ke sebrang  kerajaan mereka, mencakup lebih dari 53.000 mil jalan kendaraan yang membentang dari Afrika ke skotlandia, dari Spanyol hingga yunani. Massa pekerja paksa dari negri lain ditaklukkan dan dipekerjakan untuk memecah dan menarik batu-batuan serta material lainya ke lokasi bangunan jalan raya. Mereka harus menggali dan membuat lapisan-lapisan jalan tersebut. Pekerjaan yang kejam, tetapi menghasilkan jalan yang bagus sekali dan tidak bisa ditiru negara lainya selama 2000 tahun.

Written By : Farhan

{ 0 komentar... Views All / Send Comment! }

Poskan Komentar